Featured Video Play Icon

Pengalaman Bahayanya Pasang Behel

Hari ini kita akan membahas tentang perawatan gigi lebih tepatnya berbagi cerita tentang pengalaman bahayanya pasang behel. Nah, tunggu apa lagi. Yuk kita simak cerita di bawah ini. Dikutip dari channel youtube gadis cantik bernama Arthian. Gadis ini berbagi kisah tentang bagaimana ceritanya dia menggunakan behel. Cerita ini dia bagikan karena beberapa temannya bertanya dan ingin tahu pengalaman bagaimana proses pemasangan behel. Cerita yang diungkapkan oleh Arthian ini murni ingin berbagi pengalaman pribadi saja, bukan bermaksud untuk menjelek-jelekkan pihak manapun.

Pengalaman Bahayanya Pasang Behel

Sebenarnya Arthian ini merupakan salah satu pasien yang memiliki masalah gigi tidak rata dan ingin meratakan giginya saja, bukan ahli dibidang pergigian bukan juga seorang dokter gigi pada umumnya. Arthian sudah menggunakan behel selama lima tahun. Awalnya, dia memiliki :

  • Struktur gigi yang tidak rata
  • Gigi bagian depan tidak beraturan, ada yang ke depan ada yang ke belakang.
  • Sangat tidak beraturan.
  • Selain itu, gigi bagian bawahnya pula terdapat gigi baru yang tumbuh di atas gigi lama.

Jadi intinya gigi Arthian sangat tidak rapi dan tidak nyaman. Niat untuk memasang behel memang sebenarnya sudah ada sejak lama. Bahkan sejak duduk dibangku SMP, Arthian sudah berniat untuk memakai behel. Namun, karena saat itu masih takut dan masih terbentur biaya, Arthian mengurungkan niatnya.

Baca Juga:  Turun 25 KG Ini Cara Mengurangi Berat Badan Dengan Menu Diet 3 Kali Sehari

Saat itu, Arthian beranggapan memasang behel pasti akan mengakibatkan rasa sakit yang amat sangat, susah makan, susah minum, susah bicara, dan banyak lagi ketakutan yang ada dipikirannya. Pengalaman bahayanya pasang behel. Dia juga merasa kasian saat temannya yang memakai behel susah saat makan, saat mengunyah makanan tersebut. Barulah setelah kelas dua SMA dia memberanikan diri dan memantapkan niatnya untuk memasang behel. Sebelumnya dia mencari informasi melalui teman-temannya tentang pemasangan behel gigi.

Berhati – hati memasang behel untuk gigi

pengalaman bahayanya pasang behel

Akhirnya dia memasang behel di tempat yang disarankan temannya tersebut. Pengalaman bahayanya pasang behel. Hari pertama Arthian berkonsultasi dengan dokter ahli. Dokter tersebut langsung mengecek kondisi gigi Arthian. Setelah itu, dokter memberi pilihan untuk menggunakan kawat gigi yang seperti apa. Arthian memilih menggunakan kawat logam. Keesokan harinya dokter langsung mengambil tindakan menangani masalah gigi Arthian. Gigi langsung dicabut hari itu juga. Pencabutan gigi memang sudah seharusnya dilakukan. Namun, dokter tersebut menyarankan ada lima biji gigi sehat yang harus dicabut. Arthian sangat terkejut.

Gigi bagian bawah yang tumbuh sendirian di atas gigi lama ini pun harus dicabut juga. Akhirnya Arthian mau tidak mau harus menuruti saran dokter. Arthian merasa dokter gigi yang menangani masalah giginya ini bukanlah seorang yang professional. Bagaimana tidak, dokter ini tidak bisa mencabut keseluruhan gigi baru yang menyempil di gigi bagian bawah. Jadi ada sisa setengah badan bersama akar gigi tertinggal di gusi.

Baca Juga:  6 Kebiasaan untuk Cara Mencegah Jerawat Datang Kembali

pengalaman bahayanya pasang behel

Akhirnya pulang dengan kondisi gigi yang tidak sepenuhnya dicabut, Arthian memutuskan untuk pindah ke dokter yang lain. Setelah mencari informasi lagi, akhirnya menemukan dokter yang berada di luar kota. Hari pertama konsultasi dengan dokter, kemudian dokter menyarankan untuk menggunakan behel keramik. Kemudian proses pencetakan gigi menggunakan adonan seperti pasta gigi. Setelah itu, dokter juga menjelaskan bahwa sebenarnya Arthian hanya perlu mencabut 4 gigi sehat.

Dari pengalaman tersebut Arthian sedikit trauma untuk mendatangi dokter gigi yang pertama, dia merasa lebih nyaman dengan dokter gigi yang kedua. Jadi dia menyarankan untuk Anda, jika nanti saat Anda akan memasang behel dan ternyata harus dicabut 5, 6, atau bahkan 7 gigi, Anda harus bertanya sedetail mungkin alasan pencabutan tersebut. Sakit yang paling terasa adalah sesaat setelah pencabutan dan setelah kontrol gigi. Ini terjadi karena saat kontrol, kawat gigi akan ditarik dikencangkan agar gigi bisa tertata dengan rapi. Itulah tadi pengalaman Arthian saat pemasangan behel, ambil hikmah dari cerita Arthian ini ya, buang sisi negatif ambil positifnya. Semoga bermanfaat.

error: Content is protected !!